Orangtua seringkali mendaftarkan anak mereka ke berbagai kursus dengan harapan dapat mengasah keterampilan dan mendukung tumbuh kembang si kecil. Namun, memilih kursus yang tepat bukanlah hal yang mudah. Banyak faktor perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mendaftarkan anak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini. Yuli, admin Loop Academy, memberikan beberapa tips penting dalam memilih kursus yang sesuai untuk anak. Pengalamannya di acara ParenTale 2025 ICE BSD memberikan wawasan berharga bagi para orangtua.
Ketahui Aspirasi Anak Sebelum Mendaftar Kursus
Sebelum mendaftarkan anak ke sebuah kursus, penting untuk memahami minat dan bakat anak terlebih dahulu. Setiap anak unik, dengan minat dan potensi yang berbeda-beda. Menggali ketertarikan anak akan membantu orangtua memilih kursus yang tepat dan sesuai dengan aspirasi mereka.
Yuli menekankan pentingnya memahami minat anak sebelum menentukan pilihan kursus. Jika anak gemar bermain game, misalnya, kursus coding bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebaliknya, anak yang suka membongkar pasang mainan mungkin akan tertarik dengan kursus robotik. Menyesuaikan pilihan kursus dengan minat anak akan meningkatkan motivasi dan kesenangan anak dalam belajar.
Periksa Kelengkapan Program dan Kurikulum Kursus
Tidak semua kursus memiliki program dan kurikulum yang lengkap dan komprehensif. Sebelum memutuskan, bandingkan program dari beberapa tempat kursus untuk memastikan kualitas dan kelengkapan materi pembelajaran.
Yuli menyarankan untuk melakukan riset yang menyeluruh. Pertimbangkan materi pembelajaran, metode pengajaran, fasilitas yang tersedia, dan reputasi lembaga kursus tersebut. Membandingkan beberapa pilihan akan membantu orangtua membuat keputusan yang tepat dan memastikan anak mendapatkan pengalaman belajar yang terbaik. Jangan ragu untuk bertanya langsung kepada pihak lembaga kursus terkait detail program dan kurikulum.
Perhatikan Metode Pembelajaran dan Kualitas Instruktur
Metode pembelajaran yang diterapkan juga sangat penting untuk dipertimbangkan. Pastikan metode tersebut sesuai dengan gaya belajar anak dan dapat membantunya menyerap materi dengan efektif. Selain itu, kualitas instruktur juga memegang peranan penting dalam keberhasilan proses belajar anak.
Cari informasi tentang kualifikasi dan pengalaman para instruktur. Adakah sertifikasi atau pelatihan khusus yang mereka miliki? Apakah mereka memiliki pengalaman mengajar anak-anak? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu orangtua menilai kemampuan dan profesionalisme para pengajar. Ulasan atau testimoni dari peserta kursus sebelumnya juga dapat menjadi referensi yang berharga.
Sesuaikan Biaya Kursus dengan Anggaran Keluarga
Biaya kursus sangat bervariasi, tergantung pada jenis kursus, durasi, dan fasilitas yang ditawarkan. Sebelum mendaftar, pastikan biaya kursus sesuai dengan anggaran keluarga.
Jangan hanya fokus pada harga yang murah, tetapi pertimbangkan juga nilai dan kualitas yang ditawarkan. Bandingkan biaya dari beberapa tempat kursus dan pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial keluarga. Jangan sampai biaya kursus membebani keuangan keluarga dan mengganggu aktivitas lainnya. Carilah informasi tentang kemungkinan program cicilan atau potongan harga jika tersedia.
Memilih kursus untuk anak membutuhkan pertimbangan yang matang. Dengan memperhatikan keempat hal di atas, orangtua dapat membantu anak mengembangkan potensi dan minat mereka dengan efektif dan menyenangkan. Penting untuk diingat bahwa tujuan utama adalah mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara holistik, bukan sekadar mengejar prestasi akademik semata. Komunikasi yang baik antara orangtua dan anak juga krusial dalam proses pemilihan kursus ini.





